<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kemenag &#8211; Sei News</title>
	<atom:link href="https://sei-news.com/tag/kemenag/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sei-news.com</link>
	<description>Sumber Utama Informasi Anda!</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Feb 2026 05:59:26 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://sei-news.com/wp-content/uploads/2024/02/512-100x75.jpg</url>
	<title>Kemenag &#8211; Sei News</title>
	<link>https://sei-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Viral Protes Tadarus di Lombok, Kemenag Bongkar Aturan Resmi Pengeras Suara Masjid</title>
		<link>https://sei-news.com/nasional/viral-protes-tadarus-di-lombok-kemenag-bongkar-aturan-resmi-pengeras-suara-masjid/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sei-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 23 Feb 2026 05:53:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Aturan Resmi Pengeras Suara]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Masjid]]></category>
		<category><![CDATA[Viral Protes Tadarus di Lombok]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sei-news.com/?p=47842</guid>

					<description><![CDATA[Viral Protes Tadarus di Lombok, Kemenag Bongkar Aturan Resmi Pengeras Suara Masjid SNC, Insiden keberatan...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Viral Protes Tadarus di Lombok, Kemenag Bongkar Aturan Resmi Pengeras Suara Masjid</p>
<p><a href="https://sei-news.com/tag/nasional"><strong>SNC</strong></a>, Insiden keberatan seorang warga negara asing terhadap kegiatan tadarus Al-Qur’an yang menggunakan pengeras suara di Dusun Gili Trawangan, Kecamatan Pemenang, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, memicu polemik sosial dan menjadi viral di media sosial. Video yang memperlihatkan ekspresi protes atas penggunaan pengeras suara itu memicu diskusi publik tentang batasan suara masjid, hak beribadah, hingga ketentraman warga yang beragam.</p>
<p>Menanggapi isu yang berkembang luas tersebut, Kementerian Agama (Kemenag) turun tangan dan secara gamblang memaparkan pedoman resmi tentang penggunaan pengeras suara di masjid dan musala yang berlaku secara nasional. Penjelasan ini dimaksudkan untuk meredam ketegangan sekaligus meluruskan kesalahpahaman yang beredar di masyarakat.</p>
<p>Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, menyatakan bahwa penggunaan pengeras suara untuk berbagai kegiatan ibadah telah diatur melalui Surat Edaran Menteri Agama Nomor SE.05 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala yang diterbitkan sejak 18 Februari 2022.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lawan Berita Hoax, BEM IAKN Kupang Klarifikasi Penyegelan Kantor Rektor Bukan Kekeliruan</title>
		<link>https://sei-news.com/pendidikan/klarifikasi-penyegelan-kantor-rektor/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sei-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Aug 2025 15:33:28 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[agama kristen]]></category>
		<category><![CDATA[bem]]></category>
		<category><![CDATA[bimaskristen]]></category>
		<category><![CDATA[demo]]></category>
		<category><![CDATA[IAKN Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[inspektoratjenderal]]></category>
		<category><![CDATA[kantor rektor]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[Kupang]]></category>
		<category><![CDATA[NTT]]></category>
		<category><![CDATA[penyegelan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sei-news.com/?p=46755</guid>

					<description><![CDATA[SN, Kupang &#8211; Drama penyegelan ruang kerja Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang memasuki...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SN, Kupang &#8211;</strong> Drama penyegelan ruang kerja Rektor Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Kupang memasuki babak baru. Setelah hampir sepekan pintu utama ruang pimpinan tertinggi kampus itu tertutup rapat dengan spanduk protes, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) akhirnya memutuskan membuka kembali segel tersebut.</p>
<p data-start="647" data-end="956">Namun, keputusan ini tidak lahir dari kompromi dengan pihak rektorat, bukan pula karena adanya intimidasi atau mediasi resmi. Menurut BEM, langkah tersebut murni diambil demi memastikan roda akademik tetap berjalan, terutama terkait penerimaan mahasiswa baru serta persiapan wisuda pada September mendatang.</p>
<p data-start="647" data-end="956">“Ormawa buka kembali penyegelan ruang rektor bukan karena ada tekanan atau <a href="https://id.wikipedia.org/wiki/Intimidasi" target="_blank" rel="noopener">intimidasi</a>, tetapi itu murni inisiatif BEM,” tegas Ketua BEM IAKN Kupang, <strong data-start="1109" data-end="1127">Fisaldo Manafe</strong>, saat diwawancara pada, Selasa (20/8/2025).</p>
<h3 data-start="1190" data-end="1229"><strong data-start="1194" data-end="1227">Pembukaan Segel Tanpa Mediasi</strong></h3>
<p data-start="1230" data-end="1412">Fisaldo menepis <strong>berita hoax</strong> yang sempat beredar bahwa pembukaan segel dilakukan setelah adanya kesepakatan dengan pihak kampus. Ia menyebut informasi tersebut tidak akurat dan menyesatkan.</p>
<p data-start="1230" data-end="1412">“Tidak benar kalau kami buka karena ada kesepakatan. Saat kami membuka segel, Pak Rektor bahkan belum bersedia bertemu kami. Jadi sama sekali tidak ada pembicaraan resmi, apalagi mediasi,” ujarnya.</p>
<p data-start="1617" data-end="1892">Ia juga menegaskan, <strong>BEM tidak pernah menyampaikan permintaan maaf kepada pihak rektorat terkait aksi penyegelan yang dilakukan</strong>. Bagi mahasiswa, aksi tersebut merupakan ekspresi moral sekaligus sikap kritis terhadap kebijakan kampus yang dianggap mencederai nilai demokrasi.</p>
<p data-start="1617" data-end="1892">“Kami tidak pernah menyampaikan permohonan maaf karena keliru, sebab kami yakin apa yang kami lakukan adalah bentuk perjuangan mahasiswa,” tambahnya dengan lantang.</p>
<p data-start="1617" data-end="1892"><strong><a href="https://sei-news.com/pendidikan/pemberhentian-sepihak-di-iakn-kupang/">Baca Juga : Tiga Pejabat IAKN Kupang Protes Pemberhentian Sepihak, Ancam Tempuh Jalur Hukum</a></strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sidang Isbat Tunggu Hasil! Awal Ramadhan 1446 H Bisa Jatuh pada 2 Maret atau 1 Maret!</title>
		<link>https://sei-news.com/nasional/sidang-isbat-awal-ramadhan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sei-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 26 Feb 2025 02:46:45 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[1 Maret 2025]]></category>
		<category><![CDATA[2 Maret 2025]]></category>
		<category><![CDATA[Awal Ramadhan 1446 H]]></category>
		<category><![CDATA[Hilal]]></category>
		<category><![CDATA[Hisab Hakiki Wujudul Hilal]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenag]]></category>
		<category><![CDATA[MABIMS]]></category>
		<category><![CDATA[Muhammadiyah]]></category>
		<category><![CDATA[Penetapan Ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[Prof. Thomas Djamaludin]]></category>
		<category><![CDATA[Rukyat]]></category>
		<category><![CDATA[Sidang Isbat]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sei-news.com/?p=44997</guid>

					<description><![CDATA[SN, Jakarta &#8211; Penentuan awal Ramadhan 1446 Hijriah di Indonesia berpotensi menimbulkan perbedaan, dengan dua tanggal...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<div class="flex max-w-full flex-col flex-grow">
<div class="min-h-8 text-message relative flex w-full flex-col items-end gap-2 whitespace-normal break-words text-start [.text-message+&amp;]:mt-5" dir="auto" data-message-author-role="assistant" data-message-id="bec30a65-76c7-40a6-b52b-eea8bb29b72c" data-message-model-slug="gpt-4o">
<div class="flex w-full flex-col gap-1 empty:hidden first:pt-[3px]">
<div class="markdown prose w-full break-words dark:prose-invert light">
<p data-start="22" data-end="111"><strong><a href="https://sei-news.com/tag/nasional">SN</a>, Jakarta</strong> &#8211; Penentuan awal Ramadhan 1446 Hijriah di Indonesia berpotensi menimbulkan perbedaan, dengan dua tanggal yang diperkirakan akan menjadi awal bulan suci tersebut. Kementerian Agama (Kemenag) Indonesia akan menggelar Sidang Isbat pada 28 Februari 2025 untuk memutuskan apakah 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada Sabtu, 1 Maret 2025, atau Minggu, 2 Maret 2025.</p>
<p data-start="491" data-end="1156">Perbedaan ini muncul akibat ketidakpastian dalam ketinggian hilal (bulan muda) yang menjadi penentu awal bulan dalam kalender Hijriah. Profesor Thomas Djamaludin, seorang ahli Astronomi dan Astrofisika di Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), memperkirakan bahwa hilal pada 28 Februari 2025 masih berada pada posisi yang rendah dan sulit diamati.</p>
<p data-start="491" data-end="1156">Ia menyebutkan bahwa ketinggian hilal di berbagai wilayah Indonesia hanya mencapai sekitar 3 hingga 4 derajat dengan elongasi (perbedaan sudut antara bulan dan matahari) sekitar 6 derajat, yang sedikit melebihi batas kriteria yang disepakati oleh negara-negara dalam MABIMS (Brunei, Indonesia, Malaysia, Singapura).</p>
<p data-start="1158" data-end="1544">Menurut <a href="https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20250224175010-199-1201944/prediksi-awal-puasa-ramadhan-2025-dari-brin-bmkg-ada-potensi-berbeda" target="_blank" rel="noopener">Prof. Thomas</a>, hilal yang teramati dengan ketinggian dan elongasi tersebut kemungkinan tidak cukup jelas untuk bisa dijadikan dasar penetapan awal Ramadhan, yang akhirnya berpotensi menyebabkan penundaan hingga 2 Maret 2025.</p>
<p data-start="1158" data-end="1544">Dalam pengamatan hilal, kesulitan pengamatan dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti kedekatannya dengan matahari yang membuat bulan sulit dilihat.</p>
<p data-start="1546" data-end="1794">Di sisi lain, Pimpinan Pusat Muhammadiyah telah menetapkan awal Ramadhan pada 1 Maret 2025 berdasarkan metode Hisab Hakiki Wujudul Hilal, yang memprediksi bahwa posisi bulan pada 28 Februari memungkinkan awal Ramadhan dimulai pada tanggal tersebut.</p>
<p data-start="1796" data-end="2185">Kementerian Agama, melalui sidang isbat yang melibatkan berbagai pihak terkait, seperti Pengadilan Agama, ormas Islam, dan ahli falak, akan menunggu hasil pemantauan hilal yang dilakukan di lebih dari 125 titik di seluruh Indonesia.</p>
<p data-start="1796" data-end="2185">Meskipun hasil perhitungan astronomi menunjukkan potensi hilal terlihat, keputusan akhirnya tetap ditentukan berdasarkan hasil rukyat (pengamatan langsung).</p>
<p data-start="2187" data-end="2511">Sidang Isbat ini, yang akan dipimpin oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar, akan menjadi momen penentu bagi umat Islam di Indonesia dalam menentukan kapan mereka akan memulai ibadah puasa Ramadhan 1446 H.</p>
<p data-start="2187" data-end="2511">Semua pihak diharapkan menunggu keputusan resmi dari Kemenag untuk memastikan tanggal pasti dimulainya bulan suci ini.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
