<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Kontroversi Dana OMB &#8211; Sei News</title>
	<atom:link href="https://sei-news.com/tag/kontroversi-dana-omb/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sei-news.com</link>
	<description>Sumber Utama Informasi Anda!</description>
	<lastBuildDate>Tue, 30 Jan 2024 06:10:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://sei-news.com/wp-content/uploads/2024/02/512-100x75.jpg</url>
	<title>Kontroversi Dana OMB &#8211; Sei News</title>
	<link>https://sei-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kontroversi Dana OMB di Kepolisian Resor TTU: Respons Tajam dari Akun Martila Qietela</title>
		<link>https://sei-news.com/hukum-kriminal/kontroversi-dana-omb-di-kepolisian-resor-ttu-respons-tajam-dari-akun-martila-qietela/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sei-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 30 Jan 2024 06:10:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Hukum Kriminal]]></category>
		<category><![CDATA[Akun Martila Qietela]]></category>
		<category><![CDATA[Kepolisian Resor TTU]]></category>
		<category><![CDATA[Kontroversi Dana OMB]]></category>
		<category><![CDATA[Respons Tajam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://Sei-News.Com/?p=40116</guid>

					<description><![CDATA[Sei-News.Com., KEFAMENANU &#8211;  Kontroversial tentang dugaan korupsi dana OMB (Operasional Mantap Brata) dan DIPA (Daftar...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>Sei-News.Com., <a href="https://Sei-News.Com/tag/kefamenanu" target="_blank" rel="noopener">KEFAMENANU</a> &#8211;  Kontroversial tentang dugaan korupsi dana OMB (Operasional Mantap Brata) dan DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) oleh pucuk pimpinan Kepolisian Resor Timor Tengah Utara (TTU) mengguncang media sosial.</p>
<p>Osman Laden, menggunakan akun Facebook-nya, mempublikasikan tudingan tersebut melalui grup Facebook BIINMAFO.</p>
<p>Tanggapan cepat datang dari akun Martila Qietela, yang memberikan kronologis dana OMB dan memberikan penjelasan rinci.</p>
<p>Dalam postingannya pada 20 Januari 2024, akun Daniel Ursula memberikan poin-poin kunci terkait dugaan korupsi yang diutarakan oleh Osman Laden.</p>
<p>Perintah Kapolri tentang Pemanggilan Caleg: Merujuk pada perintah Kapolri untuk memeriksa Caleg,</p>
<p>Daniel Ursula menyatakan bahwa penyidik polri diinstruksikan untuk menunda pemanggilan Caleg, kecuali untuk kasus pidana, narkoba, dan hukuman mati sampai pemilu selesai.</p>
<p>Penerimaan Dana OMB: Daniel Ursula mengklaim bahwa dana OMB telah diterima oleh seluruh anggota polres TTU, termasuk yang tersprint dan tidak tersprint.</p>
<p>Menurutnya, wilayah yang luas membutuhkan partisipasi seluruh personel untuk PAM kampanye.</p>
<p>Kebijakan Potongan Dana OMB: Sebagai respons terhadap ketidakcukupan personel, Kapolres TTU diakui telah mengambil kebijakan potongan sebesar Rp 1.000.000 untuk diberikan kepada seluruh personel di Polres TTU dan seluruh personel Polsek tidak tersprint.</p>
<p>Kritik terhadap Berita Anggota Polsek Batas: Daniel Ursula mengkritik berita yang menyebutkan anggota Polsek Batas sebagai otak masalah anggaran.</p>
<p>Dia menegaskan bahwa kebijakan dan pengelolaan anggaran dilakukan oleh pejabat perwira di Polres TTU, bukan anggota Polsek Batas.</p>
<p>Pemotongan Dana DIPA: Terakhir, Daniel Ursula mengklaim bahwa pemotongan dana DIPA (Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran) merupakan praktik umum di seluruh Polres.</p>
<p>Dia menyatakan bahwa kegiatan yang tidak dianggarkan oleh pusat juga dilakukan di Polres TTU, dan dana ini dirasakan oleh pejabat di Polres TTU.</p>
<p>Postingan tersebut telah menciptakan diskusi hangat di grup BIINMAFO, memancing berbagai tanggapan dan pandangan dari anggota grup.</p>
<p>Kasus ini tampaknya akan terus dikembangkan seiring dengan reaksi masyarakat dan pihak berwenang terhadap dugaan korupsi yang diungkapkan oleh Osman Laden.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
