<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>teologi &#8211; Sei News</title>
	<atom:link href="https://sei-news.com/tag/teologi/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://sei-news.com</link>
	<description>Sumber Utama Informasi Anda!</description>
	<lastBuildDate>Wed, 01 Oct 2025 10:48:52 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.2</generator>

<image>
	<url>https://sei-news.com/wp-content/uploads/2024/02/512-100x75.jpg</url>
	<title>teologi &#8211; Sei News</title>
	<link>https://sei-news.com</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Gereja GMIT Jemaat Kanaan Nunuh Boko Jadi Laboratorium Ekoteologi</title>
		<link>https://sei-news.com/daerah/laboratorium-ekoteologi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Sei-News.Com]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 01 Oct 2025 10:48:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Sains]]></category>
		<category><![CDATA[ekoteologi]]></category>
		<category><![CDATA[gmit]]></category>
		<category><![CDATA[riset]]></category>
		<category><![CDATA[teologi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://sei-news.com/?p=46957</guid>

					<description><![CDATA[SN, TTS &#8211; Dalam upaya memperkuat kesadaran ekologis di tengah krisis lingkungan global, sekelompok akademisi...]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>SN, TTS &#8211;</strong> Dalam upaya memperkuat kesadaran ekologis di tengah krisis lingkungan global, sekelompok akademisi bersama mahasiswa melakukan penelitian di <strong data-start="538" data-end="609">GMIT Jemaat Kanaan Nunuh Boko, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS)</strong>. Penelitian yang dipimpin oleh <strong data-start="641" data-end="669">Dwi Kristinningati, Ph.D</strong> ini mengusung tema <em data-start="689" data-end="811">“Peran GMIT Jemaat Kanaan Nunuh Boko dalam Pelestarian Lingkungan: Studi Historis-Teologis tentang <a href="https://en.wikipedia.org/wiki/Ecotheology" target="_blank" rel="noopener">Ekoteologi</a> Gerejawi.”</em></p>
<p data-start="815" data-end="1223">Tim peneliti terdiri dari para dosen lintas disiplin, yakni <strong data-start="875" data-end="989">Ferofianes Linda Tandjung, M.Pd.K; Januar Daniel Maxfrid Rohi, MH; Rita, M.Pd; dan Ismail E. Nubatonis, SH.,MH</strong>, serta melibatkan partisipasi mahasiswa, <strong data-start="1031" data-end="1047">Cindi Boimau</strong>. Penelitian ini diawali dengan <em data-start="1079" data-end="1109">Focus Group Discussion (FGD)</em> pada <strong data-start="1115" data-end="1139">15–16 September 2025</strong>, kemudian berlanjut dengan observasi lapangan intensif pada <strong data-start="1200" data-end="1220">1–3 Oktober 2025</strong>.</p>
<h3 data-start="1225" data-end="1263">Gereja sebagai Subjek Ekoteologi</h3>
<p data-start="1264" data-end="1644">Penelitian tersebut menekankan pentingnya memahami gereja bukan sekadar ruang ibadah, melainkan sebagai aktor sosial-teologis yang turut bertanggung jawab atas keberlanjutan ciptaan. Dengan pendekatan <strong data-start="1465" data-end="1479">ekoteologi</strong>, riset ini mengkaji keterhubungan antara <strong data-start="1521" data-end="1590">iman Kristen, kearifan lokal masyarakat TTS, dan praksis ekologis</strong> yang diwujudkan jemaat dalam kehidupan sehari-hari.</p>
<p data-start="1646" data-end="2131">“Penelitian ini adalah bentuk komitmen akademik untuk menegaskan bahwa gereja memiliki mandat moral dan spiritual dalam merespons krisis ekologi. Iman Kristen yang otentik tidak berhenti pada liturgi, tetapi harus hadir dalam praksis pelestarian bumi sebagai <em data-start="1905" data-end="1918">common home</em>,” jelas <strong data-start="1927" data-end="1949">Dwi Kristinningati</strong>. Ia menambahkan, temuan riset diharapkan menjadi <strong data-start="1999" data-end="2020">pijakan strategis</strong> bagi sinergi gereja, pemerintah daerah, dan komunitas masyarakat dalam memperjuangkan <strong data-start="2107" data-end="2128">keadilan ekologis</strong>.</p>
<p data-start="1646" data-end="2131"><strong><a href="https://sei-news.com/hukum-kriminal/labuan-bajo-memanas-warga-menang-perlawanan-ppjb-40-hektare-dinyatakan-cacat/">Baca Juga : Labuan Bajo Memanas! Warga Menang Perlawanan, PPJB 40 Hektare Dinyatakan Cacat</a></strong></p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
