“Kami sering kehabisan air di tengah latihan. Terpaksa saya harus membeli air mineral sendiri untuk diminum bersama 73 anggota Paskibraka,” tambahnya.
Kepala Kesbangpol Malaka, Dr. Yohanes Bernando Seran, SH, M.Hum, saat dimintai klarifikasi, mengakui adanya masalah dalam pengadaan perlengkapan Paskibraka tahun ini.
Pengadaan yang dilakukan melalui mekanisme peninjauan langsung (PL) ternyata menghasilkan kualitas perlengkapan yang rendah. Meskipun demikian, hingga kini belum ada tindakan konkret yang diambil untuk memperbaiki situasi ini.
Kondisi ini menimbulkan keprihatinan, mengingat pada tahun-tahun sebelumnya, pengadaan seragam dan perlengkapan Paskibraka ditangani oleh Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) tanpa ada masalah berarti.
Peralihan tanggung jawab ke Kesbangpol pada tahun ini ternyata tidak berjalan mulus, dan justru memunculkan berbagai kendala.
Situasi ini pun menuai kritik dari berbagai pihak yang menilai Kesbangpol telah lalai dalam menjalankan tugasnya.
Mereka menuntut agar pemerintah daerah segera mengambil langkah tegas untuk memperbaiki kualitas perlengkapan Paskibraka sebelum hari H.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
