“Waktu itu bangunannya masih sederhana, di sekeliling kampus masih seperti hutan. Saat kemarau berdebu, kalau hujan becek. Tapi semangat belajar kami tak pernah surut,” kenang Damita.
Perlahan, Yayasan Maranatha NTT membangun gedung permanen di kawasan Nasipanaf. Kini, kampus ini telah memiliki tiga gedung utama bertingkat tiga, dan satu gedung baru sedang dalam tahap pembangunan.
“Enam belas tahun bukan waktu yang singkat. Banyak kemajuan, bukan hanya fisik bangunan, tapi juga prestasi dan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pemerintah,” ujarnya. “Mari terus jadi berkat buat masyarakat,” pesannya disambut tepuk tangan hadirin.
Kampus dengan Prestasi dan Spirit Kasih
Ketua STIKES, Awaliyah Muslimah Suwetty, menegaskan bahwa capaian kampus merupakan hasil dari inovasi, dedikasi, dan nilai kasih yang menjadi ciri khas STIKES Maranatha Kupang. “Kita bersyukur untuk perjalanan ini. Tapi jangan berhenti di sini. Mari terus bertumbuh menuju kampus unggul 2040, berdampak di level lokal, nasional, hingga internasional,” tegasnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
