Kupang, SN – Dengan semakin dekatnya Pilkada Gubernur Nusa Tenggara Timur (NTT) yang dijadwalkan pada 27 November 2024, Brigadir Jenderal (Brigjen) Simon Petrus Kamlasi atau SPK semakin mendapat perhatian publik.
Dikenal sebagai figur visioner, Cerdas dan rendah hati, SPK juga memiliki strategi konkret untuk mengatasi kemiskinan ekstrem yang telah lama menjadi tantangan utama bagi NTT.
Mengenal Brigjen SPK
Simon Petrus Kamlasi, putra kelahiran, SoE, Kabupaten Timor Tengah Selatan, 14 April 1975. Ia menyelesaikan pendidikan dasarnya di SD setempat dan melanjutkan ke SMPN 1 SoE.
Pendidikan menengahnya dilalui di SMA Taruna Nusantara, sebuah sekolah bergengsi yang dikenal menghasilkan banyak pemimpin militer dan sipil Indonesia.
Selepas SMA, Kolonel SPK melanjutkan pendidikan militernya di Akademi Militer (AKMIL) Magelang dan lulus pada tahun 1996.Penugasan pertama Kolonel SPK adalah sebagai Letnan Dua di Kodam XVII/Trikora. Dari sana, kariernya terus menanjak.
Simon Petrus Kamlasi, saat ini menjabat sebagai Kepala Staf Korem 161/Wira Sakti Kupang, memiliki latar belakang militer yang solid.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








