Jakarta, SN – Perhimpunan UKM Indonesia mendesak pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi untuk segera membuka akses yang lebih luas bagi UMKM sebagai langkah antisipasi menghadapi ancaman resesi ekonomi global.
Dengan ketidakpastian ekonomi dunia yang disebabkan oleh krisis moneter, konflik global seperti perang Ukraina-Rusia, dan ketegangan di Timur Tengah, sektor UMKM dipandang sebagai pilar penting dalam menjaga stabilitas ekonomi nasional.
Syafrudin Budiman SIP, Ketua Umum Perhimpunan UKM Indonesia (PUKM-Indonesia), mengungkapkan kekhawatirannya terhadap potensi resesi ekonomi yang dapat mempengaruhi perekonomian Indonesia.
“Kami berharap pemerintah di Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Koperasi dan UKM segera membuka akses seluas-luasnya di bidang perbankan, digital, dan permodalan. Agar UMKM dapat menjadi penyokong utama jika benar-benar terjadi gelombang besar resesi ekonomi,” kata Syafrudin pada Selasa (9/7/2024) di Jakarta.
Menurut data Bloomberg, pada 8 Juli 2024, nilai tukar rupiah terhadap USD ditutup di level Rp16.257 per USD, mengalami kenaikan 20 poin dari posisi sebelumnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








