Mengajarkan Kasih di Era Media Sosial: Pengalaman Guru PAK di Pedalaman TTS
Oleh: Yufice Nino, S.Pd.
(Guru PAK SMA Negeri Matpunu)
Perkembangan teknologi digital telah mengubah cara hidup generasi muda saat ini. Media sosial menjadi bagian yang hampir tidak terpisahkan dari kehidupan murid. Melalui telepon genggam, mereka dapat mengakses berbagai informasi, berkomunikasi dengan teman, hingga mengekspresikan diri tanpa batas ruang dan waktu. Di satu sisi, perkembangan ini memberikan banyak manfaat bagi proses belajar dan perluasan wawasan. Namun, di sisi lain, media sosial juga menghadirkan tantangan baru dalam dunia pendidikan, khususnya dalam pembentukan karakter dan penghayatan nilai-nilai Kristiani.
Sebagai guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) di SMA Negeri Matpunu, Desa Taneotob, Kecamatan Nunbena, Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur, saya merasakan secara langsung bagaimana perkembangan teknologi dan media sosial memengaruhi perilaku murid. Selama kurang lebih dua tahun mengajar di sekolah ini, saya menyadari bahwa tantangan terbesar bukan hanya mengajarkan teori atau konsep ajaran Kristen, tetapi bagaimana membantu murid menghidupi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









