## Transparansi Kuota Harus Diikuti Langkah Nyata
Desakan Winston kepada pemerintah pusat dan Pertamina memuat tiga tuntutan utama: membuka data alokasi Pertalite NTT, memastikan kelancaran pasokan, dan mengevaluasi kuota apabila terbukti tidak mencukupi kebutuhan masyarakat.
Ketiga tuntutan tersebut saling berkaitan. Keterbukaan data membantu mengidentifikasi masalah, kepastian pasokan memberikan solusi jangka pendek, sedangkan evaluasi kuota menjadi bagian dari upaya memperbaiki perencanaan kebutuhan energi.
Agar evaluasi berjalan terukur, pemerintah dan Pertamina perlu menyampaikan informasi yang dapat diperiksa, antara lain alokasi tahunan Pertalite untuk NTT, realisasi penyaluran, kondisi stok, serta langkah yang ditempuh untuk mengatasi gangguan di wilayah terdampak.
Data itu juga perlu dibaca berdasarkan waktu dan lokasi. Ketersediaan BBM di satu kabupaten belum tentu mencerminkan kondisi kabupaten lain. Begitu pula, kecukupan alokasi tahunan tidak otomatis menjamin kelancaran pasokan apabila terdapat hambatan dalam pengiriman atau penyaluran.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.