Festival yang diselenggarakan pada 12-13 Agustus 2024 ini menampilkan berbagai kesenian dan adat istiadat Malaka, mulai dari tarian tradisional, musik daerah, hingga pameran kerajinan tangan.
Acara ini juga dihadiri oleh berbagai pejabat daerah, termasuk Kapolres Malaka AKBP Rudy Junus Jacob Ledo, S.H., S.I.K., serta anggota Forkopimda, Sekda Malaka, dan pimpinan organisasi perangkat daerah.
Bupati Simon Nahak menekankan pentingnya festival ini tidak hanya sebagai acara tahunan, tetapi juga sebagai bagian dari pendidikan dan pengajaran di sekolah.
Ia mengusulkan agar nilai-nilai budaya dimasukkan ke dalam kurikulum pendidikan, mulai dari tingkat TK hingga SMA, agar generasi muda dapat memahami dan menghargai kekayaan budaya yang dimiliki oleh bangsa Indonesia.
“Kegiatan seperti ini harus terus dilakukan dan ditingkatkan, tidak hanya sebagai hiburan tetapi sebagai sarana edukasi. Generasi muda kita harus dibekali dengan pengetahuan tentang budaya, agar mereka bisa tumbuh menjadi manusia yang berbudaya dan beretika,” tambahnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
