Bagi panitia, penyelenggaraan BMMC II bukan hanya agenda kompetisi untuk mempertemukan tim-tim bola voli dari berbagai daerah. Tuan rumah juga ingin memperkenalkan potensi wilayahnya melalui pengalaman yang lebih luas bagi para peserta dan pengunjung.
Olahraga Menjadi Pintu Masuk Memperkenalkan Daerah
Januarius memandang BMMC II 2026 sebagai kesempatan bagi Kabupaten TTS untuk menunjukkan keramahan masyarakat Bumi Atoni Pah Meto.
Kontingen yang datang dari berbagai wilayah NTT tidak hanya akan berinteraksi di lapangan pertandingan. Mereka juga akan menjadi bagian dari aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat selama turnamen berlangsung.
Karena itu, panitia ingin menghubungkan penyelenggaraan olahraga dengan promosi potensi pariwisata, ekonomi kreatif, seni budaya, dan kuliner khas TTS.
Pendekatan ini memberikan makna lebih luas terhadap kehadiran sebuah kompetisi olahraga.
Atlet dan ofisial datang untuk bertanding. Namun, selama berada di So’e, mereka juga berkesempatan mengenal kehidupan masyarakat, kekayaan budaya, dan karakter daerah yang menjadi tuan rumah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
