Sei-news.com, Kupang – Bupati Kupang, Yosef Lede, menyampaikan ketidakpuasannya terhadap kinerja Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lontar Kabupaten Kupang saat melakukan kunjungan kerja ke kantor PDAM di Kota Kupang. Dalam pertemuan yang dihadiri oleh pimpinan PDAM dan sejumlah pejabat daerah, Bupati menegaskan bahwa perusahaan daerah ini harus segera melakukan pembenahan agar tidak terus merugikan daerah.
Dalam inspeksi tersebut, Yosef Lede menyoroti rendahnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dihasilkan oleh PDAM serta lemahnya manajemen dalam mengelola sumber daya dan pelayanan kepada masyarakat. Ia bahkan mengancam akan mengambil tindakan tegas jika tidak ada perbaikan signifikan dalam waktu dekat.
“PDAM ini harus segera berbenah! Jika tidak ada perubahan nyata, kita akan pertimbangkan langkah drastis. Sebagai perusahaan daerah, PDAM harus mampu mandiri dan tidak terus membebani keuangan daerah,” tegasnya dengan nada geram.
Salah satu isu utama yang menjadi perhatian Bupati Kupang adalah jumlah pegawai yang dinilai berlebihan dibandingkan dengan kapasitas keuangan PDAM. Berdasarkan temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), terjadi kelebihan pegawai yang berdampak pada tingginya biaya operasional tanpa diimbangi dengan peningkatan pendapatan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
