“Kami hadir untuk bantu warga. Bukan hanya stok beras, tapi jaminan bahwa negara tidak membiarkan rakyatnya kelaparan,” tegas Sugeng.
Hadir pula dalam acara ini sejumlah pejabat daerah, seperti Kadis Pertanian Amin Juariah, Plt. Kepala Disperindagkop Robert Amaheka, Kadis Perkim Tonci Teuf, Kabag Prokopim Benidiktus Selan, dan Camat Amarasi Janwar Modok. Keikutsertaan mereka memperkuat pesan bahwa pemerintahan ini mau mendengar, mau turun, mau berbuat.
Di Desa Apren hari itu, beras tak hanya jadi bahan pokok, tapi simbol kasih negara yang hadir saat dibutuhkan. Dalam setiap butirnya, tersimpan cerita tentang pemimpin yang hadir bukan hanya untuk menonton rakyatnya bertahan hidup, tapi ikut berjuang bersama mereka.
Bupati Yosef Lede menunjukkan bahwa kehadiran seorang pemimpin bukan hanya soal kebijakan, tapi soal keberpihakan—dan itu tampak dalam senyum, peluh, dan secercah harapan yang dibawa pulang bersama sekarung beras.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
