Kupang, SN – Brigadir Jenderal (Brigjen) Simon Petrus Kamlasi (SPK), Kepala Staf Korem 161/Wira Sakti Kupang, mengemukakan sebuah solusi inovatif untuk meningkatkan sektor pertanian di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dalam forum Komunikasi Sosial (Komsos) yang diadakan bersama komponen masyarakat, SPK menekankan pentingnya desain mandiri alat dan mesin pertanian (alsintan) sebagai kunci keberhasilan pertanian di NTT.
SPK mengungkapkan bahwa salah satu kendala utama dalam sektor pertanian di NTT adalah mahalnya biaya alsintan yang sering kali tidak terjangkau oleh petani lokal.
Untuk mengatasi hal ini, ia menyarankan pembuatan prototipe alsintan secara mandiri yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi lokal.
“Kita bisa mendesain sendiri alsintan yang mudah dan murah. Prototipe pertama dan kedua mungkin saja gagal, tapi kita akan terus mencoba hingga menemukan yang terbaik untuk diproduksi massal,” ujar SPK.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
