Selain pengembangan SDM, Jony juga menyoroti pentingnya membangun komitmen bersama dalam organisasi. Ia menilai solidaritas dan kebersamaan menjadi modal utama untuk menghadapi berbagai tantangan penyediaan layanan air minum di wilayah NTT yang memiliki karakter geografis dan kondisi sumber daya air yang beragam.
Misi lainnya adalah memperkuat posisi tawar atau bargaining position PERPAMSI NTT di tingkat pusat. Menurut Jony, organisasi harus memiliki eksistensi yang kuat sehingga mampu memperjuangkan berbagai kebutuhan dan aspirasi perusahaan air minum daerah kepada pemerintah pusat maupun PERPAMSI nasional.
Posisi tawar yang kuat dinilai penting untuk membuka akses terhadap berbagai program penguatan kelembagaan, dukungan teknis, pelatihan, hingga peluang kerja sama yang dapat meningkatkan kinerja BUMD Air Minum di daerah.
“Bagaimana kita memosisikan eksistensi organisasi ini memiliki bargaining position dengan pusat atau aksesibilitas, posisi tawar,” ujarnya.
Jony juga menegaskan bahwa komunikasi, sosialisasi, dan konsolidasi akan menjadi agenda berkelanjutan selama masa kepemimpinannya. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan seluruh anggota PERPAMSI NTT dapat terlibat aktif dalam setiap program organisasi.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.








