Ia turut mengapresiasi langkah SD GMIT Soe II yang telah mendorong penguatan literasi baca-tulis, bahkan hingga menghasilkan karya dalam bentuk buku oleh guru dan siswa.
Sementara itu, Kepala SD GMIT Soe II, Yusak Neolaka, S.Pd., menjelaskan bahwa pelatihan tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi guru sebagai ujung tombak pendidikan.
“Guru memiliki peran vital dalam pengembangan kualitas peserta didik. Karena itu, mereka harus terus dilatih agar mampu mengembangkan potensi yang dimiliki,” ungkapnya.
Yusak juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS yang telah hadir langsung memberikan materi kepada para guru.
Sebagai narasumber, Ketua PGRI Kabupaten Timor Tengah Selatan, Yunus Misa, yang juga menjabat sebagai Sekretaris Yapenkris Agape, membekali para guru dengan berbagai materi strategis.
Materi yang diberikan meliputi model pembelajaran mendalam, Problem Based Learning, Project Based Learning, penyusunan modul ajar, hingga simulasi mengajar (micro teaching).
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
