Adat bukan hanya simbol, tetapi juga sistem perlindungan
Salah satu hal penting yang diangkat dalam konsep festival adalah komitmen pemerintah bersama lembaga adat untuk memperkuat penegakan sistem adat.
Komitmen tersebut mencakup aturan pengelolaan dan pelestarian alam serta pemberian sanksi bagi mereka yang melanggar tatanan lingkungan.
Hal ini memperlihatkan bahwa adat memiliki potensi lebih dari sekadar identitas budaya atau simbol kehormatan masyarakat.
Adat juga dapat berfungsi sebagai sistem pengendalian sosial.
Ketika masyarakat memiliki kesepakatan bersama untuk menjaga kawasan hutan dan sumber mata air, aturan tersebut dapat menjadi landasan bagi perilaku kolektif dalam melindungi lingkungan.
Namun, penguatan aturan adat perlu berjalan secara konsisten. Dibutuhkan kesepahaman antara pemerintah daerah, pemangku adat, masyarakat, dan seluruh pihak yang berkepentingan.
Penegakan aturan juga perlu memperhatikan ketentuan hukum yang berlaku agar perlindungan lingkungan tidak hanya menjadi komitmen moral, tetapi memiliki dukungan kelembagaan yang jelas.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
