Pesan khusus juga disampaikan kepada generasi muda. Bupati berharap anak-anak dan remaja TTS tidak hanya menjadi penonton dalam kegiatan kebudayaan, tetapi ikut mengambil peran sebagai pelaku yang menjaga tradisi agar terus berkembang.
Ia mendorong generasi muda untuk menguasai teknologi, terbuka terhadap kemajuan, dan berani berinovasi tanpa meninggalkan identitas budaya daerah.
Buce berharap kebudayaan TTS tidak berhenti sebagai catatan sejarah atau sekadar koleksi di museum. Sebaliknya, tradisi harus tetap hidup melalui praktik sehari-hari, pertunjukan seni, penggunaan bahasa daerah, serta keterlibatan aktif generasi penerus.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, panitia, dan seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan festival. Ke depan, ia berharap kegiatan tersebut semakin berkualitas dan mampu memperkenalkan budaya TTS hingga tingkat nasional bahkan internasional.
Festival Budaya Daerah Kabupaten TTS Tahun 2026 mengusung tema “Merawat Tradisi, Menguatkan Identitas, Membangun Generasi Muda Berbudaya.”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.







