Festival Budaya TTS 2026 Dimulai, Generasi Muda Diajak Jaga Warisan Atoin Meto

Kontributor : L.A Editor: Redaksi
IMG 20261020 WA0044

Perlombaan Seni Menjadi Sarana Edukasi Budaya

Ketua Panitia, Okran K.R. Betty, S.Hut., yang juga menjabat Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten TTS, menjelaskan bahwa festival ini dirancang sebagai sarana edukasi, apresiasi, sekaligus upaya meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kekayaan budaya daerah.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten

Menurutnya, TTS memiliki warisan budaya yang luas, mulai dari seni pertunjukan dan adat istiadat hingga permainan tradisional, karya seni, serta kuliner khas daerah. Namun, perkembangan teknologi informasi dan masuknya berbagai pengaruh budaya luar menjadi tantangan dalam menjaga keberlanjutan tradisi, terutama di kalangan generasi muda.

Untuk itu, festival menghadirkan sejumlah perlombaan yang melibatkan pelajar SD dan SMP. Cabang yang dipertandingkan meliputi tarian Bonet, tarian Maekat, tarian kreasi, serta komedi tunggal atau stand-up comedy menggunakan bahasa Dawan.

Melalui kegiatan tersebut, panitia berharap minat dan bakat peserta didik di bidang seni budaya semakin berkembang. Festival ini juga diharapkan dapat mempererat persatuan, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya warisan leluhur, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Anggota DPD RI Abraham Paul Liyanto: Peran Kritis Pers dalam Pembangunan NTT Ditekankan pada HPN 2024
  • Bagikan