“Kemarin itu bertepatan dengan rapat bersama semua dewan guru dan pengurus komite kakak, sehingga kami semua sibuk, tapi terkait dengan surat yang dilayangkan kepada pak Tana itu saya sudah dapat keterangannya.”
Saat ditanya terkait dengan gaji yang belum terbayarkan selama 5 bulan , Yusak Neolaka mengakui hal tersebut. Menurutnya pembayaran gaji khusus pak Semual Tana dan beberapa guru itu bersumber dari dana komite.
“Ia benar kakak, kalau pak Tana dengan beberapa teman guru lainnya itu dibayar dari komite. Dana komite di sini tidak selamanya normal, kalau uangnya ada mereka dibayar. Sistem bayarnya, sekolah mengajukan permintaan ke komite baru bayar. Dan awal mereka masuk mengajar itu kami pihak sekolah sudah menyampaikan secara lisan kepada mereka terkait sumber gaji itu, dan tidak ada yang merasa keberatan, tetapi kami pihak sekolah juga tidak tinggal diam dengan hal itu, kami upayakan agar hak-hak mereka juga bisa terbayarkan.”Kata Yusak melalui sambungan telepon, Rabu (7/1/2026).
Yusak Neolaka juga mengakui bahwa guru yang bersangkutan (Semuel Tana) selama mengabdi di SD GMIT Soe II aktif masuk sekolah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









