Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan, termasuk persoalan sosial, kemiskinan, dan degradasi nilai di tengah masyarakat.
Pandie menegaskan, GMIT membuka ruang seluas-luasnya untuk bekerja sama dengan pemerintah daerah dalam berbagai bidang, termasuk pembinaan generasi muda, penguatan nilai kebersamaan, serta peningkatan kualitas hidup masyarakat.
“Kami menyambut kolaborasi ini dengan tangan terbuka. Gereja dan pemerintah harus berjalan seiring untuk mempercepat pembangunan di Kabupaten Kupang,” katanya.
Prosesi Paskah Pemuda Kristen 2026 sendiri menjadi salah satu contoh nyata kolaborasi tersebut. Kegiatan ini tidak hanya diisi dengan ritual keagamaan, tetapi juga aksi sosial seperti pelayanan kesehatan gratis, bakti sosial, dan kerja bakti lingkungan yang telah berlangsung sejak Maret 2026.
Puncak kegiatan ditandai dengan pawai Paskah yang diikuti ratusan pemuda Kristen serta malam puji-pujian di halaman Kantor Bupati Kupang di Oelamasi yang menghadirkan artis rohani nasional.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
