Massa Aksi Seroja Dobrak Ruang Kerja Bupati Kupang, Polisi Lakukan Pemeriksaan Awal

seroja

Staf Bupati Alami Ketakutan Akibat Aksi Anarkis

Seorang staf kesekretariatan yang berada di ruang kerja bupati mengaku mengalami ketakutan akibat dorongan massa yang memaksa masuk. Ia menyatakan bahwa situasi di dalam ruangan sempat kacau ketika terdengar suara hentakan keras dari luar.

“Awalnya kami mendengar keributan di luar. Karena takut, kami mengunci pintu, tapi pintu tetap didobrak,” ujarnya dengan suara bergetar, mengaku masih mengalami shock akibat peristiwa anarkis tersebut.

Menurut staf tersebut, kekhawatiran mereka bukan hanya soal keselamatan fisik, tetapi juga terkait sejumlah dokumen penting yang tersimpan di ruang kerja bupati.

“Sampai sekarang kami belum berani kembali, tapi kami takut berkas penting hilang atau dirusak,” tambahnya.

Polres Kupang Terima Laporan Perusakan Fasilitas Negara

Merasa keselamatan pegawai dan aset negara terancam, staf bersama ajudan bupati dan petugas Satpol PP segera melaporkan insiden tersebut ke Polres Kupang. Laporan itu mencakup dugaan tindakan perusakan fasilitas negara, ancaman keselamatan pegawai, serta upaya menerobos paksa ruang kerja kepala daerah.

Hingga berita ini diturunkan, Polres Kupang telah melakukan pendataan awal dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengidentifikasi rangkaian kejadian serta pihak-pihak yang terlibat. Belum ada keterangan resmi apakah pimpinan aksi maupun massa akan dipanggil untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu disadur dari lama kupangberita.com, hingga pemberitaan ini diturunkan Pemerintah Kabupaten Kupang belum memberikan pernyataan resmi terkait kericuhan tersebut. (Red)

  • Bagikan
Exit mobile version