Responsif terhadap Pendidikan, Wabup Kupang Salurkan Bantuan Pascabencana di SMKN 1 Amfoang Selatan

pendidikan

SN, Amfoang – Pemerintah Kabupaten Kupang kembali mengaktualisasikan komitmennya dalam menjamin pemenuhan layanan dasar masyarakat, terutama pada sektor pendidikan, dengan merespons secara sigap dampak kerusakan infrastruktur pendidikan akibat cuaca ekstrem.

Wakil Bupati Kupang, Aurum Obe Titi Eki, bersama Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kupang, Semi Tinenti, pada Kamis (19/06/2025) melakukan peninjauan sekaligus menyerahkan bantuan tanggap darurat kepada SMKN 1 Amfoang Selatan. Bantuan ini merupakan tindak lanjut dari insiden pohon tumbang yang merusak salah satu ruang belajar di sekolah tersebut.

Peristiwa tersebut terjadi akibat kondisi cuaca ekstrem yang mengakibatkan tumbangnya pohon berukuran besar serta ambruknya tenda yang sebelumnya digunakan sebagai fasilitas pendukung kegiatan belajar. Akibatnya, atap ruang kelas mengalami kerusakan signifikan, sehingga mengganggu kelancaran proses pembelajaran dan berdampak pada kenyamanan serta keselamatan peserta didik.

Dalam keterangannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab moral dan administratif untuk hadir secara aktif dalam menangani permasalahan yang menyangkut pelayanan publik, terutama di bidang pendidikan yang merupakan pilar pembangunan sumber daya manusia.

Baca Juga : Bupati Kupang Gaungkan Warisan Budaya! Anak Amfoang Harus Tahu, Cinta, dan Lindungi Jati Dirinya

“Kehadiran kami hari ini merupakan representasi nyata dari komitmen dan kepedulian Pemerintah Kabupaten Kupang terhadap dunia pendidikan. Kami ingin memastikan bahwa kegiatan belajar mengajar dapat terus berlangsung tanpa hambatan, dalam lingkungan yang aman dan layak,” tutur Aurum Obe Titi Eki di hadapan pihak sekolah.

Adapun bentuk bantuan yang diserahkan meliputi material bangunan serta sejumlah perlengkapan penunjang lainnya, yang difokuskan untuk proses rehabilitasi ruang kelas yang terdampak.

Respons cepat dari Pemkab Kupang, yang ditandai dengan kehadiran langsung pimpinan daerah dan tim BPBD, memperoleh apresiasi tinggi dari komunitas sekolah dan masyarakat sekitar. Tindakan ini dinilai sebagai bentuk konkret kehadiran negara di tengah masyarakat, terlebih di wilayah-wilayah periferal seperti Amfoang Selatan, yang kerap menghadapi tantangan geografis dan keterbatasan akses.

  • Bagikan
Exit mobile version