Tidak hanya fokus pada pengembangan sumber air baru, Perumda AM Kabupaten Kupang juga mulai melakukan optimalisasi distribusi di wilayah yang selama ini sering mengalami gangguan pelayanan, seperti kawasan TDM, Penfui Timur, hingga Perumnas.
Melalui koneksi tambahan dari sumber air Nasi Panaf 1 dan Nasi Panaf 2, distribusi air di wilayah tersebut mulai mengalami peningkatan dibanding sebelumnya yang hanya mengalir satu kali dalam seminggu.
“Memang belum sempurna, tetapi kami terus berupaya melakukan optimalisasi pelayanan agar masyarakat bisa merasakan perubahan,” kata Joni.
Selain pengembangan fisik jaringan, reformasi internal perusahaan menjadi agenda penting yang kini terus dijalankan. Joni mengakui saat dirinya mulai memimpin, kondisi perusahaan belum sepenuhnya sehat. Karena itu, langkah pertama yang dilakukan adalah membenahi pola kerja dan mengubah pola pikir pegawai.
“Kalau saya terus berada dalam kondisi sakit, lebih baik berhenti saja. Jadi kami harus bergerak menuju sehat,” ujarnya sambil tersenyum.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
