“Sektor pertanian tidak bisa berdiri sendiri. Kami sangat menyambut baik inisiatif PLN yang selalu hadir memberikan kontribusi nyata, mengawal dari sektor hulu hingga ke hilir industri pertanian di Manggarai Barat,” ujar Tarsisius.
Ia mengatakan Manggarai Barat memiliki potensi untuk mengembangkan tanaman porang. Namun, penguatan produksi perlu diikuti dengan pembangunan sektor hilir agar petani memiliki lebih banyak pilihan dalam memasarkan hasil panennya.
“Tanah Manggarai sangat cocok untuk budidaya porang. Kuncinya ada pada hilirisasi,” katanya.
Tarsisius berharap pengembangan industri pengolahan dapat membuat petani tidak hanya menjual porang sebagai bahan mentah.
“Kami ingin petani tidak hanya menjual bahan mentah, tetapi mampu memproduksi barang setengah jadi maupun barang jadi,” ujarnya.
Menurutnya, keberadaan fasilitas pengolahan dengan dukungan listrik yang andal dapat membantu menciptakan pasar bagi hasil panen petani. Dengan demikian, rantai produksi tidak berhenti pada kegiatan budidaya, tetapi berlanjut hingga menghasilkan produk dengan nilai tambah.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
