Reformasi Birokrasi di Kota Kupang, Linus Lusi: Tantangan Terbesar!

Kontributor : SN Editor: Redaksi
IMG 20250208 160016
Penjabat (PJ) Wali Kota Kupang, Linus Lusi (kanan) dan Host Sei Podcast, Fiktor Missa pada acara podcast di Kupang, Sabtu (08/2/25).

SN, Penjabat (PJ) Wali Kota Kupang, Linus Lusi, menegaskan bahwa reformasi birokrasi menjadi tantangan terbesar dalam masa kepemimpinannya.

Dalam podcast bersama Sei Podcast di Kupang, Sabtu (08/2/25), Penjabat Wali Kota mengungkapkan bahwa dalam enam bulan terakhir, ia menghadapi berbagai hambatan dalam meningkatkan efektivitas pemerintahan, terutama terkait pelayanan publik, profesionalisme aparatur sipil negara (ASN), serta optimalisasi pendapatan asli daerah (PAD).

Birokrasi yang Lambat Jadi Tantangan Utama

Linus menyoroti bahwa salah satu masalah mendasar di Kota Kupang adalah sistem birokrasi yang lambat dan kurang responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

Ia menekankan perlunya reformasi dalam aspek digitalisasi layanan, peningkatan kinerja ASN, serta percepatan proses administrasi agar lebih efisien.

“Birokrasi kita masih banyak yang terjebak dalam pola lama. Harus ada percepatan dalam pelayanan, terutama yang menyangkut kepentingan publik seperti perizinan, kependudukan, dan pengelolaan aset daerah,” ujar Linus.

  • Bagikan
Exit mobile version