Ia berharap berbagai program yang telah dirintis dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan demi meningkatkan minat baca masyarakat, terutama di kalangan generasi muda.
Sementara itu, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Daerah yang baru, Drs. Christian Tlonaen, menegaskan komitmennya untuk memperkuat peran perpustakaan sebagai pusat pembelajaran masyarakat.
Menurutnya, pembangunan literasi merupakan fondasi penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah.
“Dinas Kearsipan dan Perpustakaan adalah ruang pelayanan yang sesungguhnya. Karena itu kami berkomitmen melanjutkan program yang sudah berjalan sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di semua lapisan masyarakat,” katanya.
Menanggapi anggapan yang selama ini berkembang bahwa jabatan di dinas kearsipan dan perpustakaan kerap dianggap sebagai “tempat buangan” dalam birokrasi, Christian dengan tegas menepis pandangan tersebut.
Menurutnya, persepsi tersebut harus dijawab melalui kerja nyata dan inovasi dalam mengembangkan budaya literasi di tengah masyarakat.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
