Perubahan yang ditimbulkan oleh listrik sering kali berlangsung secara perlahan dan tidak selalu terlihat dalam satu hari.
Lampu yang menyala pada malam hari, misalnya, memungkinkan seorang anak membaca atau mengerjakan tugas sekolah setelah orang tuanya pulang bekerja. Peralatan rumah tangga dapat digunakan lebih mudah. Keluarga juga memperoleh kenyamanan ketika menjalankan aktivitas setelah malam tiba.
Bagi keluarga yang sebelumnya belum memiliki listrik mandiri, perubahan tersebut menjadi sangat berarti.
Martha Letek menjadi salah satu penerima manfaat. Rumahnya kini mendapat sambungan listrik dengan daya 900 VA.
“Saya sangat senang dan bersyukur. Dulu kami belum punya listrik sendiri, sekarang rumah kami sudah terang. Terima kasih banyak kepada PLN yang sudah membantu keluarga kami,” kata Martha.
Kalimat sederhana tersebut menggambarkan dimensi lain dari akses energi: rasa memiliki terhadap fasilitas dasar yang sebelumnya belum tersedia secara mandiri.
Sementara Piter Moling Pati dan Yohana Jawa juga merasakan perubahan serupa. Keduanya merupakan petani yang sebagian besar aktivitas hariannya berlangsung di ladang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
