BI Adakan Rapat Dewan Gubernur Respon Tarif Resiprokal Trump

bi
cmp3.10.3.3Lq4 0xc00243e0

Ramdan menjelaskan bahwa Bank Indonesia telah melakukan intervensi berkelanjutan di pasar NDF di kawasan Asia, Eropa, dan New York. “Selain itu, Bank Indonesia juga akan melakukan intervensi agresif di pasar domestik sejak 8 April 2025, dengan melakukan intervensi di pasar valas (Spot dan DNDF) serta pembelian Surat Berharga Negara (SBN) di pasar sekunder,” ujarnya.

Untuk memastikan kecukupan likuiditas di pasar uang dan perbankan domestik, pihaknya juga akan mengoptimalkan instrumen likuiditas Rupiah. Langkah ini diharapkan dapat menstabilkan nilai tukar rupiah dan menjaga kepercayaan pasar serta investor terhadap perekonomian Indonesia. (Red)

Advertisement
https://idealis.id/wp-content/uploads/2026/04/Untitled-image-6.jpeg
Scroll kebawah untuk lihat konten
Baca Juga :  Lia Istifhama Desak Jokowi Antisipasi Resesi Ekonomi Bersama Perhimpunan UKM Indonesia
  • Bagikan