Di sisi lain, posisi ULN swasta pada April 2026 tercatat sebesar 193,2 miliar dolar AS. Secara tahunan, angka ini masih mengalami kontraksi sebesar 0,7 persen.
Meski masih berada di zona negatif, kontraksi tersebut lebih baik dibandingkan bulan sebelumnya yang mencapai 1,4 persen. Kondisi ini menunjukkan adanya perbaikan secara bertahap pada aktivitas pembiayaan luar negeri sektor swasta.
Perkembangan tersebut terutama didorong oleh kelompok lembaga keuangan yang mencatat kontraksi lebih rendah dibandingkan periode sebelumnya.
Kontraksi ULN lembaga keuangan tercatat sebesar 5,0 persen pada April 2026, membaik dari kontraksi 6,3 persen yang terjadi pada Maret 2026.
Berdasarkan lapangan usaha, utang luar negeri swasta masih didominasi oleh sektor industri pengolahan, jasa keuangan dan asuransi, pengadaan listrik dan gas, serta sektor pertambangan dan penggalian. Keempat sektor ini menyumbang hampir 80 persen dari keseluruhan ULN swasta.
Struktur pembiayaan juga dinilai relatif aman karena sebagian besar berbentuk utang jangka panjang. Pada sektor swasta, porsi utang jangka panjang mencapai 75,8 persen dari total ULN.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
