Indonesia melihat BRICS memiliki ruang strategis untuk membangun resiliensi bersama dengan menerjemahkan berbagai tantangan global menjadi agenda kerja sama yang konkret.
“Indonesia melihat peluang strategis bagi BRICS untuk mengubah berbagai tantangan menjadi resiliensi bersama melalui penguatan kerja sama konkret,” kata Destry.
Salah satu bentuk kerja sama yang didorong Indonesia adalah penggunaan mata uang lokal dalam transaksi perdagangan dan keuangan. Selain itu, Indonesia mendorong konektivitas pembayaran lintas negara sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan ekonomi antaranggota BRICS.
Namun, pelaksanaannya tetap perlu memperhatikan tahapan pembangunan dan prioritas nasional masing-masing negara.
Pertemuan BRICS FMCBG membahas sejumlah agenda strategis yang berkaitan dengan masa depan ekonomi dan keuangan global.
Topik yang dibahas antara lain penguatan resiliensi dan pertumbuhan, transformasi digital dan kecerdasan buatan, konektivitas pembayaran lintas negara, penggunaan mata uang lokal, ketahanan siber, serta keuangan berkelanjutan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
