Selain faktor pangan, kenaikan harga BBM nonsubsidi juga menjadi pemicu signifikan. Pemerintah sebelumnya telah menyesuaikan harga beberapa jenis BBM per 18 April 2026.
Harga Pertamax Turbo melonjak tajam hingga 48,1% menjadi Rp19.400 per liter. Sementara Dexlite naik 66,2% menjadi Rp23.600 per liter, dan Pertamina Dex meningkat 64,8% ke level Rp23.900 per liter.
Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, memperkirakan kenaikan harga energi ini memberikan kontribusi sekitar 0,04 poin persentase terhadap inflasi bulanan.
Meski demikian, tekanan inflasi sedikit tertahan oleh penurunan harga sejumlah komoditas pangan seperti cabai, daging ayam, dan telur.
Data dari Pusat Informasi Harga Pangan Strategis Nasional menunjukkan harga beras naik 0,57% menjadi Rp15.929 per kilogram, sementara minyak goreng meningkat 2,07% menjadi Rp22.229 per kilogram.
Di sisi lain, harga daging ayam turun sekitar 4% menjadi Rp40.511 per kilogram, dan cabai rawit merah juga mengalami penurunan signifikan.
Faktor lain yang turut memengaruhi inflasi adalah kenaikan harga tiket pesawat akibat lonjakan harga avtur. Tiket penerbangan tercatat naik 3,13% secara bulanan, meskipun lebih rendah dibandingkan kenaikan pada Maret lalu.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









