Bahkan, menurutnya, masyarakat Amarasi menginginkan Pasar Bakait nantinya bisa bertumbuh menjadi Pasar Induk terbesar di Kabupaten Kupang.
“Pasar ini awalnya sangat ramai tetapi karena salah atur dengan memindahkan hari pasar maka pasar ini kemudian menjadi sepi dan akhirnya tutup”, ungkap dia.
Lebih lanjut dikatakannya, bila nanti pasar ini kembali beroperasi kita harus mempersiapkan strategi-strategi agar pasar ini berkembang. Terutama dengan tidak hanya menyediakan hasil-hasil pertanian dan perkebunan sebagai barang jualan disini. Tetapi lebih dari itu, keunggulan utama Amarasi yaitu peternakan sapi juga harus dioptimalkan dengan menjadikan Pasar Bakait sebagai pasar hewan terbesar di Kabupaten Kupang,” jelas Hans Taopan.
Turut hadir pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas Perizinan Kabupaten Kupang Guntur Subu Taopan, Plt. Camat Amarasi Janwar Modok, Plt. Lurah Nonbes Andy Tule, serta tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda, dan ratusan masyarakat setempat.
Dukungan penuh dari Pj. Bupati Kupang dan antusiasme masyarakat diharapkan dapat membawa Pasar Bakait kembali beroperasi dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Amarasi dan sekitarnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
