“Hari ini saya datang ke NTT Mart, melihat bagaimana UMKM itu diorkestrasi secara baik mulai dari penataannya, kemudian cara penyajian, penjualan, legalitas termasuk keramahan dari petugasnya. Ini tentunya menjadi daya tarik tersendiri sehingga nantinya orang berkunjung ke sini jadi senang,” ujar Purwadi Arianto.
Ia menilai, produk-produk UMKM yang dipasarkan di NTT Mart sudah mengalami peningkatan kualitas yang cukup signifikan, baik dari sisi kemasan, penyajian, maupun nilai jual produk.
Menurutnya, langkah tersebut menjadi salah satu indikator penting bahwa produk UMKM lokal mampu berkembang dan bersaing apabila didukung dengan sistem pemasaran yang baik.
Purwadi juga mengaku kagum dengan keberagaman produk khas NTT yang dipamerkan di NTT Mart, terutama kain tenun ikat dari berbagai daerah yang dinilai memiliki kekayaan budaya tinggi dan nilai ekonomi yang besar.
“Saya juga melihat produk-produk yang tidak terlihat di Jakarta tapi hari ini saya melihatnya di NTT Mart. Kalau tidak datang ke sini kurang tepat kalau ke NTT. Produk-produk kainnya, tenun ikat yang beragam dari berbagai daerah di NTT, itu cukup memperkaya khazanah tekstil hasil produksi dari para ibu di NTT,” katanya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
