10 Sikap 98 Resolution Network
- Turut berduka cita atas wafatnya Affan Kurniawan. Mereka menyebut Affan sebagai martir perjuangan ekonomi rakyat.
- Prihatin atas bentrokan demonstran dengan aparat. Mereka menyerukan penghentian kekerasan demi persatuan bangsa.
- Apresiasi pada Presiden Prabowo. Dukungan diberikan atas sikap tegas Prabowo yang berkomitmen mengusut tuntas tragedi tersebut.
- Desakan pada aplikator ojol. Mereka meminta perusahaan aplikator menurunkan potongan komisi maksimal menjadi 10% agar pengemudi tidak dirugikan.
- Dukungan pada perang melawan koruptor. Mereka menilai semangat pengunjuk rasa sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo memberantas “kaum serakahnomic.”
- Efisiensi anggaran. Mendukung langkah Prabowo menghentikan tantiem direksi/komisaris BUMN dan tunjangan berlebihan aparatur negara.
- Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Mereka mendukung penguatan tata kelola program agar lebih tepat sasaran.
- Kemandirian ekonomi nasional. Mendesak pemerintah memperkuat sektor produktif, mengurangi ketergantungan pada impor dan utang luar negeri.
- Santun dalam komunikasi politik. DPR, pemerintah pusat, daerah, dan DPRD diingatkan untuk tidak provokatif dalam ucapan maupun tindakan.
- Jaminan kebebasan berekspresi. Mereka menekankan hak berserikat, berkumpul, dan menyampaikan pendapat harus dijaga sesuai amanat UUD 1945.
Dalam pernyataannya, Haris menegaskan bahwa unjuk rasa adalah manifestasi kehendak rakyat untuk memperbaiki kondisi bangsa. Namun, penyelesaian persoalan tidak cukup dengan aksi jalanan, melainkan perlu dibarengi ruang dialog yang inklusif.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
