“Program ini menghidupkan ekonomi lokal. Petani, peternak, pedagang sayur, hingga penyedia jasa logistik ikut merasakan dampaknya,” ujarnya.
Menurut Djoni, evaluasi terhadap pelaksanaan program memang diperlukan, terutama jika ditemukan pelanggaran atau dugaan penyimpangan. Namun evaluasi tersebut harus diarahkan pada perbaikan tata kelola, bukan penghentian program.
Hal serupa disampaikan masyarakat di Batam. Dukungan terhadap MBG muncul setelah adanya aksi mahasiswa yang meminta evaluasi terhadap penggunaan anggaran program tersebut.
Para pekerja dan relawan dapur MBG menilai program tersebut telah membuka lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat. Selain itu, kehadiran dapur-dapur MBG turut memberikan efek ekonomi berantai yang dirasakan oleh pelaku usaha kecil.
Di Kabupaten Jember, dukungan terhadap MBG disampaikan melalui aksi yang melibatkan ribuan warga. Forum Masyarakat Jember Maju menyatakan bahwa MBG merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat ketahanan sumber daya manusia Indonesia.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
