SN, Jakarta – Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Barisan Relawan Jokowi Presiden (DPP Bara JP) mengkritik keras putusan hakim dalam kasus korupsi Harvey Moeis. Vonis yang dianggap terlalu ringan ini disebut mencederai rasa keadilan masyarakat, terutama di tengah harapan akan penegakan hukum yang lebih tegas terhadap koruptor.
“Rakyat menyaksikan ketimpangan vonis terhadap koruptor dibandingkan kasus kecil seperti pencurian ayam atau motor. Pelaku pencurian kecil sering kali dihukum hampir setara dengan koruptor yang merugikan negara hingga miliaran rupiah,” tegas Sekjen DPP Bara JP dalam pernyataannya.
Ia menilai vonis ringan terhadap Harvey Moeis sebagai bukti lemahnya penegakan hukum. “Hukum tidak boleh hanya tajam ke bawah dan tumpul ke atas. Vonis ini adalah cermin buruk bagi sistem peradilan kita,” tambahnya.
Presiden Prabowo sebelumnya telah meminta Jaksa Agung untuk mengajukan banding dan menuntut hukuman maksimal terhadap Harvey Moeis. Menurut Sekjen Bara JP, arahan ini selaras dengan aspirasi masyarakat yang mendambakan keadilan.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
