Pukul 13:30 WITA, kegentingan berubah menjadi duka ketika mayat Mikael Lauwoe ditemukan oleh IPTU Dedi Umbu Lado dalam keadaan tenggelam di Embung Soalein.
Proses evakuasi pun segera dilakukan dan mayat korban dibawa ke pinggir embung dengan bantuan mobil Pick-Up.Saat tiba di rumah keluarga, pihak keluarga menolak untuk melakukan autopsi dan menerima kematian Mikael Lauwoe sebagai kematian yang wajar.
Tragedi ini mengguncang warga Desa Matanae, Rote Ndao, dan mengingatkan akan pentingnya keselamatan di sekitar perairan.
Dalam situasi ini, pemerintah setempat diharapkan untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya di sekitar perairan dan memberikan fasilitas yang memadai untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.
Semoga keluarga Lauwoe diberikan kekuatan untuk menghadapi cobaan ini, dan semoga Mikael Lauwoe beristirahat dengan tenang.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
