Hampir 100 Orang Ditangkap Dalam Aksi Protes di Trump Tower

trump tower
Petugas NYPD menangkap aktivis dari kelompok Jewish Voices for Peace dan sekutu lainnya setelah mereka melakukan aksi duduk di dalam Trump Tower di New York City untuk menuntut pembebasan segera aktivis Palestina Mahmoud Khalil pada 13 Maret 2025. (Mostafa Bassim/Anadolu via Getty Images)

Pihak Universitas Columbia menolak berkomentar mengenai gugatan CAIR, sementara seorang perwakilan dari komite pendidikan menyatakan bahwa gugatan tersebut tidak mengubah kebijakan yang ada.

Siapakah Mahmoud Khalil?

Khalil adalah seorang aktivis pro-Palestina yang terlibat dalam aksi protes di Universitas Columbia, tempat ia menempuh pendidikan pascasarjana. Penangkapannya oleh agen ICE pada hari Sabtu lalu di New York City, yang diikuti dengan pemindahannya ke Louisiana untuk menunggu proses deportasi, memicu serangkaian protes dan perjuangan hukum yang intens.

Amy Greer pengacara Khalil menyampaikan bahwa ia berbicara dengan Khalil melalui telepon pada Rabu malam. “Hal pertama yang dia katakan adalah, ‘Jangan khawatir, saya baik-baik saja,'” kenang Amy. “Dia sangat peduli dengan masyarakat… Saya sangat terharu mengetahui betapa banyak orang yang mendukungnya.” ungkap Amy.

Perlakuan Anti-semit mulai merebak di Amerika ketika perang Israel-Hamas terjadi tahun lalu, banyak mahasiswa keturunan Yahudi di Amerika mendapat perlakukan diskriminasi dari kelompok mahasiswa lain yang pro palestina. (Red)

  • Bagikan
Exit mobile version