Pemungutan suara untuk resolusi AS yang diamandemen adalah 93-8 dengan 73 abstain, dengan Ukraina memberikan suara “ya”, AS abstain, dan Rusia memberikan suara “tidak”. Wakil Menteri Luar Negeri Ukraina Mariana Betsa mengatakan bahwa negaranya menjalankan “hak bawaan untuk membela diri” menyusul invasi Rusia, yang melanggar persyaratan Piagam PBB.
“Saat kita memperingati tiga tahun kehancuran ini (invasi penuh Rusia terhadap Ukraina) kami menyerukan kepada semua negara untuk berdiri teguh dan memihak pada Piagam PBB, pada kemanusiaan, dan pada perdamaian yang adil dan abadi, perdamaian melalui kekuatan,” katanya.
Sementara itu, wakil duta besar AS Dorothy Shea mengatakan bahwa sejumlah resolusi PBB sebelumnya yang mengecam Rusia dan menuntut penarikan pasukan Rusia “telah gagal menghentikan perang,” yang “kini telah berlangsung terlalu lama dan menimbulkan kerugian yang sangat besar bagi rakyat Ukraina, Rusia, dan sekitarnya.”
“Yang kita butuhkan adalah komitmen dari semua negara anggota PBB untuk mengakhiri perang secara langgeng,” kata Shea.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
