Toronto mengalami cuaca buruk dan dingin pada saat kecelakaan tersebut. Para korban dari kecelakaan pesawat itu menghadapi kondisi musim dingin yang keras ketika mereka keluar ke lapangan terbang, dan satu orang menyamakan lingkungan itu dengan cuaca tundra.
Ahli meteorologi mengatakan Toronto sedang dilanda hujan salju ketika kecelakaan terjadi, dan jarak pandang berkurang hingga 6 mil. Angin bertiup kencang hingga 37 mil per jam dan suhu turun jauh di bawah titik beku hingga hanya 17 derajat Fahrenheit.
Namun Kepala Pemadam Kebakaran Bandara Internasional Toronto Todd Aitken mengatakan pada hari Senin, bahwa landasan pacu bandara kering pada saat pesawat mendarat, dan tidak ada kondisi angin samping saat pesawat tiba.
Ed Bastian, CEO Delta Air Lines mengatakan kepada “CBS Mornings” bahwa awak pesawat merupakan kelompok berpengalaman yang akrab dengan cuaca musim dingin yang ekstrem di Toronto. “Semua pilot berlatih untuk kondisi ini,” kata Bastian. “Kami berlatih terus-menerus untuk kondisi ini.”
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
