“Sekarang kami dapat berupaya membuatnya tampak lebih jelas. Kami akan mulai dari beberapa kata hingga bagian yang sangat penting.”
Terobosan itu terjadi ketika tim di Perpustakaan Bodleian membawa gulungan yang menghitam itu ke fasilitas penelitian Diamond Light Source di dekat Oxfordshire, tempat para teknisi menggunakan mesin besar yang disebut sinkrotron untuk menciptakan sinar X-ray kuat yang mampu mengintip ke dalam relik yang rapuh itu tanpa merusaknya.
“Ia dapat melihat benda-benda dalam skala seperseribu milimeter,” kata Adrian Mancuso, direktur ilmu fisika fasilitas tersebut. “Kami harus mencari tahu lapisan mana yang berbeda dari lapisan berikutnya sehingga kami dapat menguraikannya secara digital.” ungkap Stephen
Baca Juga : Penangguhan Bantuan USAID Berpotensi Lahirkan Malapetaka di Sudan
Tahun lalu, Vesuvius Challenge mengumumkan bahwa tiga mahasiswa muda telah memenangkan hadiah utama sebesar $700.000 karena menggunakan AI untuk membantu peneliti membaca sekitar 5% dari gulungan lain, yang subjeknya adalah filsafat Epikuros Yunani.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









