Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Israel Lancarkan Serangan Udara di Gaza Utara

serangan
Warga Palestina di Jalur Gaza, yang kehilangan kebutuhan paling mendasar seperti tempat tinggal, makanan, dan air bersih, juga berjuang melawan kondisi cuaca buruk. (Abdul Hakim Abu Riash/Anadolu via Getty Images)

Sejak gencatan senjata pertama berakhir, Hamas terus mendesak dimulainya perundingan lebih lanjut. Namun, Israel meminta agar tahap pertama diperpanjang hingga pertengahan April dan menuntut pembebasan separuh sandera yang tersisa.

Awal bulan ini, Israel mengumumkan larangan atas masuknya makanan, bahan bakar, obat-obatan, dan pasokan lainnya ke Gaza yang dihuni sekitar 2 juta orang, dengan syarat Hamas menerima perjanjian yang sudah diperbarui.

Pada Minggu kemarin, Israel juga mengumumkan akan memutuskan pasokan listrik ke Gaza. Dampak dari keputusan ini masih belum jelas, tetapi pabrik desalinasi yang menyuplai air minum bergantung pada pasokan listrik.

Gaza sendiri hancur akibat perang, dan generator serta panel surya kini digunakan untuk sebagian pasokan listrik.

Perdana Menteri Benjamin Netanyahu menyatakan bahwa Israel akan mengirim delegasi ke Qatar pada Senin untuk melanjutkan perundingan gencatan senjata. Kantor Perdana Menteri tidak memberikan rincian lebih lanjut selain mengonfirmasi bahwa mereka telah menerima undangan dari mediator yang didukung AS.

Baca Juga :  Lebih Dari 50.000 Orang Tewas Akibat Perang di Gaza
  • Bagikan