“Kami tidak butuh lebih banyak darah. Kami tidak butuh lebih banyak kehancuran” ungkapnya.
Israel dan Hizbullah telah saling tembak hampir setiap hari selama hampir setahun, setelah kelompok militan Palestina Hamas memimpin serangan lintas perbatasan di Israel pada 7 Oktober 2023, yang menewaskan 1.200 orang, menurut penghitungan pemerintah Israel. Saling tembak tersebut telah menyebabkan ribuan orang yang tinggal di dekat kedua sisi perbatasan meninggalkan rumah mereka.
Hampir 1.900 orang tewas dan lebih dari 9.000 orang terluka di Lebanon sejak itu, sebagian besar terjadi dalam dua minggu terakhir, menurut statistik pemerintah Lebanon.
Kekhawatiran akan konflik yang lebih luas telah menyebabkan beberapa negara meningkatkan rencana darurat untuk mengevakuasi warganya dari Lebanon, meskipun belum ada yang meluncurkan evakuasi militer skala besar.
Menteri Luar Negeri Mélanie Joly kembali mendesak warga Kanada di Lebanon untuk mencari penerbangan komersial keluar dari negara tersebut. (Red)
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
