SN – Serangan udara Israel terhadap kompleks sekolah Kota Gaza yang menampung keluarga-keluarga Palestina yang mengungsi menewaskan sekitar 100 orang, kata Dinas Darurat Sipil Gaza pada hari Sabtu (10/8/24), sementara Israel mengatakan jumlah korban tewas dilebih-lebihkan dan 19 militan termasuk di antara yang tewas.
Rekaman video dari lokasi kejadian menunjukkan potongan-potongan tubuh berserakan di tanah dan lebih banyak lagi tubuh yang dibawa pergi dan ditutupi selimut di lantai. Kaleng-kaleng makanan kosong tergeletak di genangan darah dan kasur yang terbakar serta boneka anak-anak berada di antara puing-puing.
Layanan Darurat Sipil wilayah tersebut dan kantor media pemerintah yang dikelola Hamas mengatakan dalam pernyataan terpisah, bahwa kompleks tersebut telah diserang saat penghuninya sedang melaksanakan salat subuh. “Sejauh ini, ada lebih dari 93 orang, termasuk 11 anak-anak dan enam wanita. Ada jenazah yang tidak teridentifikasi,” kata juru bicara Pertahanan Sipil Palestina, Mahmoud Bassal.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
