“Ia menghabiskan waktu bertahun-tahun dalam kondisi yang sangat sulit di penjara,” kata Macollins kepada radio Blu Kolombia.
Baca Juga : Sandera Asal Israel Meminta Netanyahu Hentikan Perang
Pada 1995, Kolombia menjatuhkan vonis terhadap Carlos Lehder atas perdagangan narkoba, meskipun ia sudah menjalani hukuman terpisah di Amerika Serikat. Pengadilan Kolombia memberikan hukuman 24 tahun penjara kepada Carlos Lehder, yang berarti hukumannya seharusnya berakhir pada 2019 menurut hukum Kolombia.
Carlos merupakan putra imigran Jerman yang tiba di Kolombia pada tahun 1920-an, memulai karier kriminalnya pada 1970-an di New York City. Ia memanfaatkan relasinya dan kemampuannya berbahasa Inggris untuk memperkenalkan kokain ke pasar AS, menjadikannya sekutu utama Escobar dalam Kartel Medellin.
Dalam serial Netflix Narcos, Carlos Lehder digambarkan sebagai kepala kartel yang brutal dan eksentrik, termasuk mendirikan pusat transit kokain di Norman’s Cay, sebuah pulau pribadi di Bahama.
Di Kolombia, ia memiliki hotel mewah bernama Posada Alemana, yang terkenal dengan kandang singa di halaman serta patung besar musisi favoritnya, John Lennon.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
