“Amerika Serikat harus menetapkan protokol untuk perlakuan bermartabat terhadap para migran sebelum kami menerima mereka,” tulis Petro di media sosial. Ia menambahkan bahwa ia akan menerima penerbangan deportasi, asalkan dilakukan dengan pesawat sipil.

Seorang pejabat AS mengatakan para migran Kolombia yang dijadwalkan dideportasi pada hari Minggu dengan pesawat-pesawat tersebut telah kembali ke AS dan akan tetap berada dalam tahanan DHS sampai kesepakatan baru dicapai.
Dia juga menambahkan, “ada dua pesawat Departemen Pertahanan yang membawa para migran yang dideportasi dan diperkirakan akan mendarat di Kolombia pada hari Minggu, setelah meninggalkan wilayah San Diego di dekat perbatasan selatan. Namun rencana tersebut dibatalkan semalam” lebih lanjut dikatakan “Amerika akan mendeportasi sekitar 80 migran Kolombia pada setiap pesawat militer”.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
Ikuti Kami
Subscribe
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.









