Scroll Ke bawah untuk melanjutkan

Lebih Dari 50.000 Orang Tewas Akibat Perang di Gaza

tewas
Pemandangan kehancuran setelah serangan Israel terhadap rumah Anggota Biro Politik Hamas Dr. Salah al-Berdawili dan keluarga Abu al-Agha di Khan Yunis, Gaza pada tanggal 23 Maret 2025. (Ali Jadallah/Anadolu melalui Getty Images)

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengklaim bahwa operasi mereka di Tel al-Sultan bertujuan untuk menghancurkan infrastruktur teroris dan memperkuat zona aman di Gaza selatan. Mereka juga menegaskan bahwa serangan mereka ditujukan untuk melindungi warga sipil Israel.

Baca Juga : Pemerintah Kabupaten Kupang Apresiasi Peran Polres dalam Menjaga Stabilitas Daerah

Di sisi lain, Hamas melaporkan bahwa Salah Bardawil, seorang anggota parlemen dan biro politik Palestina, tewas dalam serangan di Muwasi, yang juga menewaskan istrinya. Rumah sakit di Gaza selatan melaporkan menerima 24 mayat akibat serangan semalam, termasuk wanita dan anak-anak.

Pada Minggu sore kemarin, kementerian kesehatan Gaza mengonfirmasi bahwa serangan udara Israel menghantam rumah sakit di Khan Yunis, menewaskan sedikitnya satu orang dan memicu kebakaran besar di bagian gedung tersebut. Militer Israel mengklaim serangan itu menargetkan militan Hamas yang beroperasi di rumah sakit tersebut.

Hamas melaporkan jumlah korban tewas dari warga Palestina kini mencapai 50.021 orang dengan lebih dari 113.000 lainnya terluka. Angka tersebut mencakup 673 orang yang tewas sejak Israel melakukan serangan udara mendalam pada Selasa minggu lalu.

Baca Juga :  Tiongkok Umumkan Peningkatan Tarif Atas Produk AS Sebesar 84%
  • Bagikan