Ledakan di Apartemen Moskow Tewaskan Bos Mafia

ledakan
Petugas penegak hukum Rusia berdiri di depan pintu masuk bangunan perumahan yang rusak setelah ledakan di Moskow pada 3 Februari 2025.

Bangunan tinggi berbata merah itu ditutup oleh polisi dan sebuah helikopter terlihat tiba di lokasi kejadian.

Andrei, seorang manajer berusia 37 tahun yang berada di dekat lokasi kejadian pada saat itu, mengatakan bahwa rekan kerjanya “terlonjak dari tempat duduk” saat mendengar suara ledakan, sebelum keluar dan melihat asap.

Ledakan itu merupakan pembunuhan kedua di jalanan Moskow dalam waktu kurang dari dua bulan, dengan Kirillov tewas setelah alat peledak yang dipasang pada skuter meledak di luar sebuah bangunan perumahan.

Olga Voronova, seorang ibu tiga anak berusia 36 tahun yang tinggal di gedung sebelah lokasi ledakan, merasa khawatir.

“Saya sangat takut,” katanya.

“Saya tidak mengerti bagaimana ini bisa terjadi, kami memiliki petugas keamanan yang cukup serius, mereka memeriksa setiap mobil di pos pemeriksaan, kami memesan tiket untuk tamu, bahkan untuk anggota keluarga,” kata wanita yang terguncang itu. “Jadi saya tidak mengerti semua ini, ini sangat menakutkan.” tuturnya.

Media Rusia mengatakan Sarkisian pada tahun 2022 membentuk unit bernama “ArBAT” untuk berperang di Ukraina

  • Bagikan
Exit mobile version