Kommersant melaporkan bahwa unit yang dibentuk Sarkisian terdiri dari “sekitar 500 orang”, yang sebagian besar adalah etnis Armenia.
Menurut media Rusia, Sarkisian lahir di Armenia tetapi pindah ke kota Gorlivka di Ukraina timur pada usia muda dan juga menggunakan nama samaran Armen Gorlovsky, referensi ke kota industri.
Gorlivka telah berada di bawah kendali separatis pro-Rusia sejak 2014.
Serangan tertarget lainnya
Sejak Rusia menginvasi, beberapa tokoh terkemuka telah terbunuh dalam serangan tertarget yang diyakini dilakukan oleh Ukraina.
Pada bulan Desember, sebuah bom yang ditanam di bawah sebuah mobil di kota Donetsk, Ukraina yang diduduki Rusia, menewaskan Sergei Yevsyukov, mantan kepala Penjara Olenivka, tempat puluhan tahanan perang Ukraina tewas dalam serangan rudal pada bulan Juli 2022. Satu orang lainnya terluka dalam ledakan itu. Pihak berwenang Rusia mengatakan mereka telah menahan seorang tersangka dalam serangan itu.
Darya Dugina, seorang komentator di saluran TV Rusia dan putri dari ideolog nasionalis yang terkait dengan Kremlin, Alexander Dugin, tewas dalam serangan bom mobil tahun 2022 yang diduga oleh penyelidik ditujukan kepada ayahnya.
Tetap Terhubung Dengan Kami:
CATATAN REDAKSI: Apabila Ada Pihak Yang Merasa Dirugikan Dan /Atau Keberatan Dengan Penayangan Artikel Dan /Atau Berita Tersebut Diatas, Anda Dapat Mengirimkan Artikel Dan /Atau Berita Berisi Sanggahan Dan /Atau Koreksi Kepada Redaksi Kami Laporkan,
Sebagaimana Diatur Dalam Pasal (1) Ayat (11) Dan (12) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 Tentang Pers.
